Pembangunan pertanian yang terdiri dari lima Sub-sektor meliputi sub-sektor Tanaman Pangan dan  Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan. Kelima sub sector tersebut dibangun secara holistik mulai dari hulu sampai hilir semuanya harus melalui pendekatan system Agribisnis. Jadi  system Agribisnsis memiliki posisi strategis dalam pembangunan pertanian. Atas dasar pemikiran tersebut maka kehadiran Program Studi Agribisnis sangat urgen dalam melahirkan sarjana yang memiliki kompetensi baik keilmuan, sikap mental dan keterampilan dalam agribisnis yang handal berwawasan global dan enterprenuership.

Beberapa hal yang menjadi inti dalam Program Studi ini yaitu lebih berfokus pada sosial ekonomi pertanian. Mahasiswa Prodi Agribisnis diupayakan agar mampu memasuki dunia pemasaran hasil produksi tanaman dan produk yang telah dihasilkan tersebut.